Soroti Bahaya KBGO di Era Digital, PK IMM Averroes dan Adam Malik Gelar Seminar Keperempuanan

Surakarta, 8 Maret 2026 — Dalam rangka memeriahkan Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-62, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Averroes Fakultas Teknik dan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Adam Malik Fakultas Komunikasi dan Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan Seminar Keperempuanan dengan mengusung tema “Lindungi Diri di Dunia Maya: Mengenal dan Melawan KBGO”. Kegiatan berlangsung  di ruang I.3.7–1.38 Fakultas Hukum Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta dan diikuti oleh kader IMM serta mahasiswa umum yang tertarik pada isu keperempuanan.

Seminar ini diselenggarakan sebagai ruang edukasi bagi mahasiswa untuk memahami berbagai bentuk Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang semakin marak terjadi di era digital. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk lebih peka terhadap risiko yang dapat muncul di ruang digital serta mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan berbasis gender yang terjadi secara daring.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan narasumber Marisa Kurnianingsih, S.H., M.H., M.Kn. yang merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai bentuk KBGO yang sering terjadi di masyarakat, seperti penyebaran konten pribadi tanpa izin, pelecehan di media sosial, hingga bentuk intimidasi digital lainnya yang dapat merugikan korban baik secara psikologis maupun sosial. Narasumber juga menekankan pentingnya literasi digital dan kesadaran hukum bagi masyarakat, khususnya perempuan, dalam menggunakan media sosial secara bijak. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika mengalami atau menyaksikan kasus KBGO, mulai dari upaya pencegahan, dokumentasi bukti, hingga prosedur pelaporan yang dapat ditempuh secara hukum.

Kegiatan seminar berlangsung dengan suasana interaktif. Peserta tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait pengalaman maupun fenomena yang sering ditemui. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap isu perlindungan diri di dunia maya.

Melalui kolaborasi antara PK IMM Averroes dan PK IMM Adam Malik, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya menjaga keamanan diri di ruang digital. Selain itu, seminar ini juga menjadi momentum bagi kader IMM untuk terus mengembangkan gerakan edukatif yang responsif terhadap isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan keamanan di era digital.

 


Lebih baru Lebih lama